Wakil Wali Kota Yogyakarta Usul Lockdown Nasional atau Satu Pulau -->

Life

News

Wakil Wali Kota Yogyakarta Usul Lockdown Nasional atau Satu Pulau

KABAR KARAWANG
Jumat

Kasus corona di Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY semakin tinggi dari hari ke hari. Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan corona pun mencapai 75 persen. Menyikapi hal ini, Gubernur DIY Sri Sultan mempertimbangkan untuk lockdown.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan setiap pemimpin punya strategi termasuk Sri Sultan yang berencana lockdown DIY,tulis Kumparan.

"Jadi ketika sejumlah upaya sudah dilakukan dan BOR meningkat, kita harus sudah mulai warning dan mencegah, dan kita akan bahas sama-sama dengan gubernur," ujar Heroe saat talkshow dengan MNC Trijaya Network dalam acara bertajuk "Polemik Trijaya COVID Meradang Pasca Libur Panjang", Sabtu (19/6).

Melansir berita Kumparan, Heroe mengatakan jika lockdown diterapkan maka memang perlu menyiapkan waktu. Akan tetapi, lockdown akan jauh efektif jika diterapkan nasional atau satu pulau.

"Tapi sebenarnya lockdown kalau tidak dilakukan secara menyeluruh ya sama saja. Hanya Yogya saja, ya saat kita buka lagi sama saja. harus menyeluruh, entah nasional atau satu pulau," ujarnya.

Saat ini BOR di Kota Yogyakarta mencapai 85 persen untuk bed ICU, dan bed isolasi BOR mencapai 69 persen.

"Jika dilihat dari BOR untuk kota Yogya, kamar ICU sudah mencapai 85 persen, sedangkan untuk kamar isolasi 69 persen," katanya.

Sementara untuk shelter isolasi OTG di Rusunwa Bener telah terpakai 84 persen. Pemkot pun tengah memperbaiki 12 kamar yang rusak untuk menambah kapasitas.

"Artinya sampai saat ini masih tercukupi, meskipun sudah cukup mengkhawatirkan. Sebab Kota Yogya sebagai ibukota provinsi yang banyak rumah sakitnya menjadi rujukan dari kota-kota lainnya, maka otomatis akan menanggung lonjakan kasus dari daerah sekitar. Kota Yogya ada 8 rumah sakit yang menjadi rawat inap bagi COVID-19," ujarnya.

"Maka wacana lockdown Ngarsa Dalem Sultan HB X, adalah warning keras bahwa kita harus menjalankan prokes secara serempak dan sungguh. Kepada siapa pun dan di mana pun. Hanya itu yang bisa dilakukan untuk menghentikan sebaran COVID-19," pungkasnya***ts

X
X
close